Pekanbaru, InfoPublik – Tim Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK RI,  melakukan monitoring dan evaluasi rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi di sektor strategis Provinsi Riau. 

Dari hasil evaluasi yang dilakukan KPK, Kabupaten Kampar mendapat capaian nilai tertinggi sebesar 95 persen, sedangkan capaian terendah 51 persen diperoleh Kota Dumai.

Fungsional Pencegahan KPK, Juned Junedi yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, capaian korsubgah korupsi di Riau sudah cukup baik.

"Dari hasil evaluasi kami terhadap Korsubgah di Riau, memang belum ada yang mencapai 100 persen, karena capai 100 persen itu bagi kami sangat mustahil," kata Juned Junedi, Selasa (13/3).

Adapun capaian korsupgah di Riau tiap kabupaten diantaranya, Kabupaten Kampar 95 persen, Pelalawan 94 persen, Siak 89 persen, Bengkalis 83 persen, Pekanbaru 82 persen, Inhil 81 persen, Meranti 81 persen, Inhu 75 persen, Pemprov Riau 75 persen, Rohil 72 persen, Kuansing 71 persen, Rohul 67 persen dan Dumai 51 persen. 

Kendati cukup tinggi, pihaknya mengingatkan daerah yang capaiannya masih rendah untuk dapat meningkatkannya tahun ini.

" Dari capaian yang diterima kabupaten dan kota, kalau kita rata-ratakan capaian Korsupgah KPK di Riau baru 78 persen," ujarnya. 

Sementara itu, Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengapresiasi atas capaian tertinggi yang diraih Kabupaten Kampar. Karena itu, dia berharap kepada daerah lainnya untuk belajar atas keberhasilan Kampar. 

"Saya ucap terima kasih kepada Kampar yang memperoleh capaian Korsubgah tertinggi, yang kemudian disusul Pelalawan. Tolong sampaikan salam saya kepada Bupati Kampar," ungkapnya. 

Hadir dalam kesempatan itu, Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, seluruh OPD Pemprov Riau dan perwakilan kabupaten/kota se-Provinsi Riau. (MC Riau/yan/Kus)