Surabaya, InfoPublik – Gedung Media Center milik Koarmartim di dekat dermaga Ujung kini dialihfungsikan menjadi gedung kesenian. Pangarmatim Laksda TNI Didik Setiyono, didampingi Ketua Daerah Jalasenastri Armatim (KDJAT) Retno Didik Setiyono, meresmikan gedung yang kini bernama Seni Jala Setya Kinarya.

Pangarmatim mengatakan, kesenian merupakan warisan budaya leluhur bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Layaknya sebuah maha karya agung suatu bangsa, budaya tersebut dari masa ke masa terus berkembang dan menjadi media pendidikan, penerangan, dakwah, pemahaman filsafat dan hiburan masyarakat.

Namun, saat ini bagi sebagian besar generasi muda seni budaya merupakan hal yang berkesan kuno sehingga hanya bisa dinikmati oleh kalangan terbatas saja seperti pecinta seni dan kalangan budayawan saja. Padahal, di tangan pemudalah masa depan kelangsungan identitas dan budaya kebanggaan bangsa mampu untuk kita pertahankan.

“Perlu kita ketahui saat ini Koarmatim belum mempunyai gedung pusat kesenian dan kebudayaan sendiri," katanya, Selasa (13/3). 

Peresmian gedung ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan fasilitas sanggar kesenian sebagai wadah bagi prajurit dan ibu-ibu Jalasenastri untuk mengembangkan kreatifitas di bidang kesenian, dan sekaligus sebagai sarana untuk menyiapkan kesenian dalam kegiatan nasional di lingkungan Koarmatim.

Gedung kesenian Jala Setya Kinarya Koarmatim merupakan alih fungsi dari gedung media center yang sebelumnya  berfungsi sebagai pusat sarana informasi sosial media baik dalam negeri maupun luar negeri. 

Diresmikannya gedung ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan bakat prajurit beserta ibu Jalasenastri untuk melestarikan budaya kesenian Indonesia di lingkungan Mako Koarmatim. Selain itu juga sebagai sarana untuk berkumpul, berdiskusi, dan saling komunikasi dalam menumbuhkembangkan bakat kesenian. 

“Ke depan Koarmatim harus menciptakan kegiatan-kegiatan positif bagi Jalasenastri, khususnya di bidang kesenian dan harapannya diresmikannya gedung kesenian ini, sehingga akan lahir jiwa-jiwa seni di lingkungan Mako Koarmatim,” katanya. (MC Diskominfo Prov Jatim/non-afr/toeb)