Sumenep, InfoPublik -  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, memperkirakan bahwa hujan masih akan mengguyur Kabupaten setempat hingga awal Mei 2018. Sedangkan musim kemarau diprediksi mulai pertengahan Mei mendatang.

“Jadi, sesuai prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa April 2018 merupakan masa pancaroba, yakni peralihan dari musim hujan ke musi kemarau,” terang Kepala BMKG Kalianget, Sumenep, Usman Kholid, Selasa (13/03).

Untuk awal musim kemarau di wilayah Jawa Timur, itu diprediksi masih bulan Mei. Karena masih ada masa transisi atau peralihan. Artinya, pasca puncak musim penghujan tidak langsung masuk awal kemarau.

Pada musim kemarau tahun ini, berdasarkan prakiraan BMKG, potensi terjadinya kemarau basah seperti di tahun 2016 masih ada. Hanya saja, tidak begitu signifikan.

“Potensi kemarau basah ada. Tapi tidak segnifikan. Artinya, secara umum musim kemarau tahun ini normal. Tapi ada basahnya sedikit. Tidak seperti tahun-tahun kemarin,” paparnya. (MC.Sumenep/Nita/Esha/Fer/Eyv)