Jakarta, InfoPublik - Hari Ginjal Sedunia diperingati setiap tahunnya pada hari Kamis minggu kedua Maret. Tahun ini, Hari Ginjal Sedunia jatuh pada Kamis 8 Maret 2018, dengan tema “Kidneys and Women’s Health: Include, Value, and Empower”.

Dengan tema ini diharapkan semua pihak ikut mempromosikan akses yang terjangkau dan adil terhadap pendidikan kesehatan, perawatan kesehatan, dan pencegahan penyakit ginjal bagi semua wanita dan anak perempuan di dunia.

Di Indonesia, peringatan Hari Ginjal Dunia diisi dengan rangkaian kegiatan seperti:

1. Melaksanakan sosialisasi dan diseminasi informasi tentang penyakit ginjal kronis melalui berbagai media

2. Bekerja sama dengan lintas program, lintas sektor, organisasi masyarakat melalui kegiatan forum diskusi dialisis

Secara khusus, Kementerian Kesehatan mengimbau kepada pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk dapat berpartisipasi dan mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ginjal kronis. Dengan meningkatkan upaya promotif dan preventif dengan modifikasi gaya hidup untuk pencegahan penyakit Ginjal kronis, yaitu

1. Melakukan aktivitas fisik teratur

2. Makan makanan sehat (rendah lemak, rendah garam, tinggi serat)

3. Kontrol tekanan darah dan gula darah

4. Monitor berat badan dan mempertahankan berat badan normal

5. Minum air putih minimal 2 liter per hari

6. Tidak konsumsi obat-obatan yang tidak dianjurkan

7. Tidak merokok.

Selain itu, Kemenkes mendorong implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta mendorong kementerian dan lintas sektor terkait lainnya untuk meningkatkan kerja sama dalam mengatasi masalah kesehatan sehingga semua kebijakan yang ada berpihak pada kesehatan.