Pematangsiantar, InfoPublik - Pendapatan dari Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) berkontribusi sebesar 19,95% dari total target pajak daerah, jumlah ini kedua terbesar setelah pajak penerangan lampu jalan umum yang tertuang dalam APBD 2018.

Hal tersebut disampaikan Wali kota Pematangsiantar, Hefriansyah sebelum menyerahkan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) dan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2) 2018 kepada para camat, di Gedung Serbaguna Bappeda, Jalan Merdeka Nomor 2, Senin (5/3).

Oleh karena itu, lanjutnya, kontribusi pajak ini menuntut kepada kita semua selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memaksimalkan kinerja dalam hal penatausahaan dan validasi piutang PBB-P2 di wilayah masing-masing, pelayanan yang merupakan kunci utama, memberikan pelayanan prima dan menjadi teladan bagi masyarakat lainnya.

Walikota mengimbau kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah untuk mempercepat proses kerjasama yang akan dijalin dengan Bank persepsi dalam hal pelayanan pembayaran PBB -P2, katanya, seraya mengharapkan semoga ke depan kita mampu mewujudkan percepatan pembangunan Kota Pematangsiantar yang semakin mantap maju dan jaya, pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala BPKD, Ir. Adiaksa D.S. Purba dalam laporannya menjelaskan, sejak pengelolaan PBB-P2 diserahkan Kantor Pajak Pratama (KPP) ke BPKD tahun 2013 lalu, pengelolaannya setiap tahun semangkin membaik. Hal tersebut dapat dibuktikan dari realisasi penerimaan PBB-P2 yang selalu meningkat.

Selain itu, Adiaksa juga memberikan apresiasi kepada para Camat, Lurah, RW dan RT, sebagai garda terdepan suksesnya realisasi PBB-P2, seperti tahun 2017 lalu, pembayar PBB-P2 terbaik tahun ini juga berkesempatan memenangkan berbagai undian dengan hadiah emas seberat dua gram sebanyak 20 keping, bahkan mendapatkan paket wisata ke Bali dan Sabang.

Usai penandatanganan berita acara serah terima kepada seluruh Camat, Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Togar Sitorus, SE, MM dan pimpinan OPD lainnya, membayar secara langsung PBB-P2 rumahnya kepada petugas di mobil layanan pajak BPKAD yang telah disiapkan. (Humas/C1/Eyv).