Jakarta, InfoPublik - Tahun 2020 akan dilaksanakan Sensus Penduduk (SP2020), yang akan menghasilkan data kependudukan yang akurat dan up to date, dan dinilai sangat penting bagi pembangunan nasional maupun pengambilan kebijakan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Kick Off Meeting Persiapan SP2020 Rabu (14/2) dengan tujuan untuk membangun komitmen kerja bersama baik dari pihak BPS maupun stake holder.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan bahwa Sensus Penduduk ini diamanatkan sesuai UU No16/1997 tentang Statistik dan juga rekomendasi PBB, bahwa seluruh negara anggota PBB untuk melakukan Sensus Penduduk minimal satu kali dalam 10 tahun.

“BPS berusaha mempersiapkan SP2020 ini dengan baik dan memenuhi tiga prinsip dasar yaitu ABC. Nantinya hasil SP2020 harus Akurat sehingga bisa dijadikan Benchmark karena memiliki cakupan yang comprehensive,” kata Suhariyanto.

Ia melanjutkan bahwa saat ini pihaknya dan K/L sedang merancang metodologi kuesioner organisasi lapangan, logistik, pengolahan, sosialisasi kampanye, serta rancangan penjaminan kualitas. Pada Juli 2018 mendatang, BPS adakan Pilot SP2020 dengan format Sensus mini.

Kegiatan tersebut rencananya akan dilakukan di tujuh wilayah provinsi Indonesia tingkat kelurahan/kecamatan yakin Sumatra Utara, Sumatra Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku Utara.

“Jika sesuai rencana, 2019 mendatang akan dilakukan gladi bersih, dan pada 2020 selama satu bulan penuh SP2020 akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia,” kata Suhariyanto.