Surabaya, InfoPublik - Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian pada tahun 2018 akan memfokuskan kegiatan pada upaya pengentasan kemiskinan melalui padat karya. Pengentasan kemiskinan dengan pola padat karya dilakukan di 1.000 desa di 100 kabupaten/kota.
 
Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendria, Selasa (13/2) mengatakan, BKP akan fokus dan berkontribusi nyata dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.
 
Pengentasan daerah rawan pangan sebagai bagian dari penurunan angka kemiskinan dilakukan dengan cara penurunan angka stunting, dan optimalisasi kegiatan padat karya untuk menyerap tenaga kerja melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari, Kawasan Mandiri Pangan dan lainnya.
 
Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, Agung meminta agar dinas ketahanan pangan daerah fokus pada tugas, fungsi dan perannya, melalui program/kegiatan yang sudah direncanakan.
 
Beberapa kegiatan yang perlu dilakukan di antaranya stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta  penguatan cadangan pangan daerah.
 
Agung juga memaparkan, bahwa BKP melaksanakan beberapa kegiatan, seperti penyediaan informasi harga pangan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, pelaksanaan serap gabah petani (Sergab) bersama TNI dan Bulog di tingkat kabupaten sampai tingkat lapangan khususnya di 17 provinsi sentra produksi padi.
 
Untuk mensukseskan kegiatan tersebut, Agung  menekankan, agar dinas dan instansi yang menangani urusan pangan melakukan upaya ekstra untuk mensukseskan pencapaian swasembada pangan.(MC Diskominfo Prov Jatim/non-jal/Elvira)