Temanggung, InfoPublik– Temanggung adalah kota kecil yang memiliki pemandangan alam yang indah. Saat ini banyak wisatawan dalam negeri maupun wisatawan asing yang datang ke Temanggung untuk menikmati alam Temanggung yang masih sangat asri dan sejuk.

Dengan banyaknya wisatawan yang datang, banyak masyarakat disekitar lokasi wisata yang menangkap peluang ini dengan menyediakan sarana penginapan, salah satunya adalah Omah Yudhi yang berada di Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung.

Awal mula dibangunnya homestay ini berawal dari komunitas Spedagi yang mengadakan kegiatan ICVR (International Converence village Refitalitation) yaitu konferensi tentang refilitasi desa, saat itu sang pemilik Yudhi harus menyediakan akomodasi untuk tamu internasional pada tahun 2014 dengan konsep homestay yang ditempatkan ke rumah-rumah penduduk termasuk rumah pemilik Omah Yudhi tersebut.

Berawal dari kegiatan tersebut, maka Yudhi berinisiatif untuk mengembangkan homestay miliknya menjadi sebuahhomestay yang memiliki konsep pedesaan dengan kualitas dan fasilitas yang memadai.

Saat ini homestay milik Yudhi sudah memiliki pengunjung dari berbagai kota di Indonesia dan berbagai negara seperti Jepang, India, Singapura dan negara-negara yang lain.

Untuk dapat menginap di Omah Yudhi ini pengunjung dikenakan biaya mulai dari 150 ribu Rupiah sampai dengan 300 ribu Rupiah per orang dengan mendapatkan makan pagi yang disediakan di Pasar Papringan yang dibangun atau dikelola oleh Spedagi dibawah binaan Singgih Kartono selaku Ketua Spedagi.

“Harapan kami semoga apa yang kita buat ini bisa menjadi contoh untuk masyarakat desa bahwa alam pedesaan bisa juga untuk mengembangkan perekonomian pedesaan,” ujar Yudhi mengakhiri wawancara dengan tim Mediacenter Temanggung. (MC TMG/Penulis: Aji Foto: Agung Editor: Ekape)