Jakarta, InfoPublik - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan Jasa Marga dan Kepolisian Republik Indonesia menerapkan sistem Kontraflow di ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek) guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan H-3 jelang arus mudik Natal 2017 dan H-9 jelang Tahun Baru 2018 (Nataru 2017/2018).

"Jumat malam diperkirakan ada lonjakan volume kendaraan, pihak Jasa Marga akan mengoptimalkan 20 gardu tol di Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama untuk melayani kendaraan dari Jakarta dan berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan kontraflow mulai dari KM 29 (GT Cikarang Utama) hingga KM 50. Dengan antisipasi seperti ini saya optimis kita akan siap menerima limpahan kendaraan dari Jakarta," ujar Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Jumat (22/12). 

Hasil pemantauan dari arah Jakarta hingga Gerbang Tol Cikarang Utama terlihat volume kendaraan yang ramai lancar. 

"Hasil pemantauan saya dari Jakarta jam 15.00 masih cukup lancar. Ada sedikit hambatan di KM 24A namun itu dalam rangka memindahkan barrier yang menggunakan bahu jalan. Memang masih ada kendaraan angkutan barang namun muatannya sembako dan BBM karena saya lihat teman-teman kepolisian sudah melakukan penghentian kendaraan barang selain Sembako dan BBM. Jadi saya lihat kendaraan barang ini sudah sangat berkurang dan kita harapkan kelancaran arus lalu lintas bisa terjaga," kata Dirjen Budi. 

Lebih lanjut Dirjen Budi juga menyampaikan bahwa kepadatan kendaraan juga disebabkan oleh penyempitan ruas jalan. 

"Kita tahu bahwa sedang ada pekerjaan Jalan Tol Elevated. Itu ada penyempitan di KM 37 yang terletak di tengah jalur sehingga ada pengurangan lajur dari 4 lajur menjadi 3 lajur, sehingga terjadi bottle neck. Nanti Jasa Marga dan Kepolisian akan terus memantau dan akan diberlakukan kontraflow untuk memecah kepadatan tersebut," lanjut Dirjen Budi. 

Budi juga menambahkan bahwa ada beberapa skenario selain kontraflow yang disiapkan, seperti akan di keluarkan kendaraan di lokasi yang macet ke jalan arteri lalu masuk lagi di pintu berikutnya atau malah akan di tutup sejak dari Jakarta jika kendaraan sudah penuh di tol," pungkasnya.

Sementara itu, AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (persero) Dwimawan Heru menambahkan, meningkatnya volume lalulintas di Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Cikampek jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2017 menimbulkan kepadatan di beberapa titik.

Titik kepadatan yang paling utama adalah menjelang akses keluar-masuk Rest Area yang terdapat di sepanjang Jalan Tol Jakarta Cikampek yaitu pada rest area Km 33, Km 39 dan Km 57 arah Cikampek.

"Untuk mencairkan kepadatan, Jasa Marga bekerjasama dengan Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas Contraflow dari Km 35 hingga Km 50 sejak pukul 15.00 WIB. Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan," tutupnya.