Padang, InfoPublik -  Sebagaimana diketahui bahwa Pos Pelayanan Terpadu yang disingkat dengan Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Dr. Ali Asmar. MPd ketika membuka Bimbingan Teknis Penguatan Sistem Informasi Posyandu (SIP) Rabu Malam (15/11) di  The Axana Hotel Padang. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa "arah kebijakan dan strategi pembangunan bidang kesehatan, menggariskan bahwa peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan khususnya kesehatan ibu dan anak yang dilakukan melalui peningkatan Posyandu, dengan demikian Posyandu merupakan Garda terdepan dalam pelayanan kesehatan khususnya kesehstan ibu dan anak di Nagari.

Selanjutnya Ali Asmar juga mengatakan "untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Posyandu diperlukan informasi yang terstruktur dengan baik dan mudah diakses oleh masyarakat dan pihak yang berkepentingan dengan Posyandu, maka dibutuhkan Sistem Informasi Posyandu (SIP).  Adanya SIP dapat dijadikan sebagai acuan untuk pengembangan kegiatan yang strategis dan yang sesuai dengan kondisi kekinian, demikian beliau menutup pidatonya

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat Drs. H. Syafrizal. MM selaku Panitia yang didampingi Dra.  Indra Roza. MSi yang juga Kabid Kelembagaan Masyarakat dan Lembaga Adat mengatakan "Bimbingan Teknis Penguatan Sistem Informasi Posyandu (SIP)  bagi Kader Posyandu yang dilaksanakan sekarang merupakan angkatan ke II, dan angkatan pertama dilaksanakan di Bukitinggi minggu yang lalu.

Selanjutnya Kadis PMD menyampaikan  kegiatan ini merupakan hasil pokok pikiran Komisi V anggota DPRD Sumbar, kegiatan ini juga dihadiri oleh Dra. Siti Izati Azis anggota komisi V dari Fraksi Partsi Golkar, Bimtek ini diikuti oleh 120 orang kader Posyandu se Kabupaten Padang Pariaman. Seluruh peserta diinapkan di The Axana Hotel Padang, pembiayaan kegiatan ini bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat tahun anggaran 2017.  (MC Diskominfo Prov Sumbar/ Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa/Dyv)