Sijunjung, InfoPublik - Badan Perencanaan Penenelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Kabupaten Sijunjung menyelenggarakan Sosialisasi Mekanisme Pemuktahiran Mandiri (MPM) Basis Data Terpadu 2015, di Aula Bappeda, Selasa (14/11).

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memantapkan pemahaman peserta mengenai metode dan standar pelaksanaan MPM di Kabupaten Sijunjung, serta membangun kapasitas teknis guna memberikan dukungan teknis pelaksanaan MPM di Kabupaten Sijunjung.

Adapun hasil yang diharapkan adalah peserta memiliki pemahaman tentang standar teknis pelaksanaan MPM Data Terpadu PPFM dalam program bantuan sosial.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Bapppeda Kabupaten Sijunjung Febrizal Ansori, SH, M.Si , Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rizal Efendi, SE dan Kepala BPJS Kabupaten Sijunjung Evi Junaidi, SST, M.Si selaku Instruktur, serta seluruh Wali Nagari Se Kabupaten Sijunjung.

Evi Junaidi menyampaikan, saat ini Pemerintah telah memiliki data terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (PPFM) yang bersumber dari data Pemutakhiran Basis Data Terpadu tahun 2015 dan dikelola oleh Kelompok Kerja Pengelola Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin.

Data terpadu PPFM yang berisikan nama dan alamat 40% penduduk dengan status kesejahteraan terendah di Indonesia, Sedangkan angka kemiskinan Kabupaten Sijunjung saat ini Berjumlah 7,25%.

Adapun Data Terpadu penanganan Fakir Miskin dengan jumlah Rumah Tangga Sebanyak 26.568.774 Sedangkan untuk jumlah keluarga berjumlah 28.448.031, Jumlah penduduk 96.705.167 jiwa. (Noven/Rio-Kominfo Sijunjung/toeb)