Sijunjung, InfoPublik – Bupati Sijunjung Yuswir Arifin minta agar minat baca di lingkungan Perguruan Tinggi, SMA, SMK, SMP dan SD se Kabupaten Sijunjung ditingkatkan dan dibudayakan, karena minat baca adalah sebuah keinginan yang tumbuh dalam diri seseorang yang ingin menjadi manusia cerdas dan berkualitas.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar seminar yang bertemakan meningkatkan minat dan budaya membaca, kita sadari bahwa diri kita adalah apa yang kita baca, dilaksanakan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Selasa (14/11).

Seminar dibuka Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, dan turut hadir Kepala Dinas Kearsipan Perpustakaan Provinsi Sumbar, Ketua dan Pengurus IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia), perwakilan OPD, narasumber dan peserta seminar bagi pengelola perpustakaan perguruan tinggi maupun sekolah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Drs. Darlias mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan budaya baca mahasiswa perguruan tinggi, guru dan siswa di kalangan sekolah. Agar menciptakan generasi muda yang cerdas dan berkualitas serta masyarakat yang madani.

Dalam RPJMD Kabupaten Sijunjung 2015-2021, khusus untuk bidang Perpustakaan akan fokus pada indikator kinerja sebagai wujud pencapaian misi dalam RPJMD yaitu mewujudkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sehat, kuat, cerdas dan berakhlak mulia.

Selain meningkatkan minat baca siswa, disini juga akan membentuk ikatan pustakawan indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan profesionalisme pustakawan indonesia terutama yang ada di Sijunjung dan mengembangkan ilmu perpustakaan mengabdikan dan mengamalkan tenaga serta keahlian pustakawan, kata Darlias.

Bupati dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat atas binaan dan dukungan secara langsung dalam upaya meningkatkan minat dan budaya baca dikalangan perguruan tinggi dan sekolah se Kabupaten Sijunjung.

Dalam dunia pendidikan, sekolah dan perguruan tinggi, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Perpustakaan merupakan jantungnya pendidikan. Untuk itu, Bupati berharap kepada pendidik dapat menjadikan Perpustakaan sebagai wahana pembelajaran sepanjang hayat dan sarana pendukung proses belajar mengajar.

“Untuk penyelenggaraan dan pengelolaan Perpustakaan sebagai pusat sumber belajar serta sebagai pembudayaan gemar membaca dikalangan perguruan tinggi maupun sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Sijunjung,” katanya.

Dari tema yang diangkat tersebut ada suatu makna yang terkandung didalamnya yaitu, sumber daya yang cerdas, kompetitif, dan berkarakter, agar dapat tercapai sumber daya manusia yang telah membudayakan membaca pada kehidupan sehari-hari. (Dicko-kominfo sijunjung/toeb)