Malang, Infopublik - Dalam rangka Hari Pahlawan dan menghormati jasa para pejuang yang membela kemerdekaan, Pemuda Pancasila bersama Satuan Pelajar Mahasiswa Kota Malang menggelar nonton bareng film perjuangan 1 November 1945.

Acara diadakan di sebuah kafe, di Jalan Ijen Kota Malang, Jumat Malam, (10/11). Tak hanya nonton bareng, para pemuda ini juga berdiskusi terkait perjuangan para pahlawan, agar semangat mereka dapat ditanamkan bagi generasi saat ini.

Para pemuda ini pun, juga melakukan sharing berbagai hal, tentang situasi bangsa saat ini. Seperti halnya penjajahan dari negara luar yang melalui berbagai sektor, dan kebanyakan kaum muda pada umumnya tidak menyadari semua itu.

Ketua Pemuda Pancasila Kota Malang, Fathur Rozi mengatakan, gelaran seperti ini sekaligus untuk  menumbuhkan benih-benih perjuangan, khususnya bagi anggota Pemuda Pancasila.

”Dari acara ini kita bisa mengambil butir-butir yang disampaikan oleh Bung Tomo, dan kita harus meneruskan perjuangan beliau dengan cara menerapkan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” ujarnya.

Ditambahkan Fathur, acara seperti ini adalah kegiatan pertama di seluruh Indonesia dan yang menjadikan ini gagasan di Malang untuk memutar film dokumentasi Bung Tomo.

“Kita harus paham betul Pancasila, dan perbedaan itu hal yang wajar di Indonesia, serta kita tidak boleh melupakan apa yang telah dicengkeram oleh Garuda Pancasila yaitu Bhinneka Tunggal Ika,” imbuhnya.

Lebih jauh Fathur mengatakan, teknologi salah satu ancaman terbesar bagi bangsa, khususnya para generasi penerus bangsa. Teknologi dapat memecah belah persatuan yang sudah terbentuk selama ini, jika filter atau penyaringnya tidak kuat.

“Melalui forum-forum seperti ini, kami selalu membahas dan mencari solusi berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa maupun masyarakat. Kita memang tidak bisa  membendung kemajuan teknologi informasi, dengan segala efek yang ditimbulkan. Namun setidaknya kemajuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan dan untuk hal-hal yang positif,” pungkas Fathur. (MC Kota Malang/say/ram/eyv)