Jakarta, InfoPublik - Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat menangkap pelaku penipuan dengan iming- iming korban bisa dijadikan CPNS/PNS.

Kapolsek Kalideres Kompol Efendi menjelaskan, pelaku berinisial YRS merekrut para korban dengan berpura pura akan dijadikan CPNS / PNS, dengan cara meminta uang kepada korban bervariasi antara sebesar Rp1.500.000.- Rp. 6.000.000.

"(Pelaku) meyakinkan para korban dengan memberikan seragam PNS lengkap dengan papan nama dan monogram Korpri," kata Efendi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (10/11).

Menurut dia, awalnya pada saat pemeriksaan pelaku mengaku pernah bekerja di Kantor Wali Kota Jakarta Barat sekitar bulan Januari 2017. "Pelaku baru masuk dua kali ke Wali Kota Jakarta Barat diberikan tugas oleh sdr. AF untuk mencari perekrutan yang ingin menjadi CPNS/PNS," terang dia.

Menurut tersangka, AF bekerja di lantai 10 Gedung B bagian Tata Kota. Mendengar perintah itu pelaku tidak masuk kerja, hanya mencari rekrut untuk dijadikan CPNS/PNS. "Pelaku mengiklankan melalui Media BBM ke seluruh teman-temannya , hingga banyak yang berminat masuk dengan uang Rp2.500.000 dan korban akan menerima gaji sebesar Rp4.700.000 perbulan," kata dia.

Di gelombang pertama, tambah dia, pelaku menerima kurang lebih 50 Orang dengan total uang tunai sebesar Rp125.000.000. "Pelaku menyerahkan uang kepada AF hanya Rp.70.000.000, dan sisanya Rp55.000.000. AF tidak bisa di hubungi sudah melarikan diri menurut pelaku," ujar dia.

Efendi menegaskan, pelaku memberikan pekerjaan kepada korban yaitu mencari bangunan tanpa izin di Jakarta Barat (gelombang pertama) sedangkan gelombang kedua memerintahkan korban untuk menunggu perintah selanjutnya. Setelah mendapat laporan, dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kalideres Polres Jakarta Barat AKP. Syafri Wasdar pelaku ditangkap di depan Kantor KUA Kel. Pegadungan. Kec. Kalideres Jakarta Barat.

"Pelaku dapat diamankan berikut barang bukti dan dibawa ke Polsek Kalideres guna pengusutan lebih lanjut," tutup dia.