Denpasar, InfoPublik - Hingga Selasa (26/9) pagi ini, belum ada kabar penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai meski status Gunung Agung masih 'awas'. Bahkan, beberapa destinasi wisata andalan di Pulau Dewata masih nyaman dikunjungi.

Manajer Umum Bandara Ngurah Rai Yanus Suprayogi, kepada wartawan, mengatakan antara 50 ribu hingga 60 ribu orang keluar dan masuk setiap hari meski tahu status gunung sedang dalam tingkat paling berbahaya. 

Meski demikian, untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan sembilan bandara alternatif jika aktivitas Gunung Agung meningkat dan Ngurah Rai terpaksa ditutup. 

Jarak Gunung Agung terbilang jauh dari bandara. Di mana, tiga sumber informasi yaitu Badan Meteorologi Klimatoligi dan Geofisika (BMKG), Darwin Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC Darwin) dan informasi Pirep (Pilot Report) belum memberikan imbauan terkait abu vulkanik yang bisa mengganggu aktivitas penerbangan. 

Selain jauh dari bandara, Gunung yang masuk dalam Kabupaten Karangasem itu tergolong jauh dari beberapa destinasi wisata andalan Pulau Dewata. Beberapa destinasi andalan yang dimaksud seperti Garuda Wisnu Kencana, Pasar Sukawati dan Tanjung Benoa, Pantai Pandawa, Pantai Uluwatu, Kuta, dan Tanah Lot.