Tidore, InfoPublik - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, melalui Dinas Kesehatan, telah berupaya melakukan berbagai hal terkait penanggulangan HIV AIDS yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan, dimana hingga kini jumlah penderita yang tercatat dilaporkan Tahun 2004 hingga 2016 sebanyak 38 penderita.

Hal ini disampaikan Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim, MH saat membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Tidore Kepulauan Periode 2017-2021, di Sekretariat Forum Kota Sehat Kelurahan Tomagoba, Kamis (14/9) pagi.

Dikatakan, landasan yuridis dalam pelaksanaan Pembentukan KPA adalah Peraturan Presiden Nomor 124 Tahun 2016 tentang  Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2006 tentang Pembentukan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional.

Saat ini sangat dibutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 18, bahwa tanggungjawab pemerintah untuk memberdayakan dan mendorong peran aktif masyarakat dalam segala bentuk upaya kesehatan.

Walikota Ali Ibrahim mengatakan, terkait penanggulangan HIV AIDS, Pemerintah mengalokasikan dalam APBD dengan berbagai kegiatan seperti sosialisasi, Penguatan SDM, membuka layanan dan menyiapkan sarana-prasarana penanggulangan HIV AIDS  di Kota Tidore Kepulauan.

Melalui pertemuan tersebut, Walikota berharap agar upaya penanggulangan HIV AIDS dapat berjalan lebih terarah dan lebih terkoordinasi sebagai bagian dari komitmen dalam akselerasi penanggulangan AIDS.

"Semoga dengan adanya KPA yang baru ini, dapat berdampak pada semangat baru dalam upaya koordinasi, konsultatif dan sinergitas semua pihak yang terlibat untuk mencegah, meminimalisasi penularan  HIV AIDS di Kota Tidore kepulauan," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tidore Abd. Karim Salasa dalam laporannya mengatakan tujuan diadakannya sosialisasi dan Pembentukan KPA periode 2017-2021 yaitu untuk membentuk dan merevisi SK yang sudah berakhir masa kepengurusan tahun 2013-2017.

Adanya sinergitas semua komponen yang terlibat dalam upaya penanggulangan AIDS, serta pengendalian Hiv AIDS di wilayah Kota Tidore lebih terarah dan terkoordinasi.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 26 orang yang terdiri dari Ketua TP PKK, SKPD terkait, Organisasi Profesi, serta Pemerhati AIDS. (MC Tidore/toeb)