Palu, InfoPublik-Menyambut Idul Adha 1438 H, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah kembali menggelar pasar murah selama dua hari.Kali ini, giliran Kelurahan Karajalembah, Kecamatan Palu Selatan jadi lokasi pasar murah.

Pasar murah diharap dapat menjamin ketersediaan stok sembilan bahan pokok dan menjaga kestabilan harga terutama jelang hari besar keagamaan guna menekan inflasi di daerah.

Gubernur Longki Djanggola diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Dr. Rusdi Bachtiar Rioeh, Senin,(21/8) berpesan ke masyarakat agar tidak panik dalam menyambut hari raya karena pemda telah berkomitmen menjaga stabilitas harga dan stok sembako lewat pelaksanaan pasar murah.

“Khususnya kaum ibu jangan cemas akan kekurangan stok barang kebutuhan pokok maupun karena harganya yang akan melambung tinggi jelang hari raya (Idul Adha) dalam waktu dekat ini,” imbuhnya.

Sementara Kadis Perindustrian dan Perdagangan yang baru Moh. Arif Latjuba melaporkan pasar murah diikuti sejumlah distributor, toko ritel, bulog, pertamina, pelaku UMKM dan lain-lain.

Secara khusus, Arif mengajak masyarakat proaktif melapor ke pemda bila ditemukan disparitas harga yang terlampau tinggi di pasar terlebih jika barang itu disubsidi pemerintah.

Selain itu, ia juga mengingatkan ke masyarakat yang tergolong mampu untuk segera beralih menggunakan elpiji nonsubsidi 5 kg atau 12 kg guna mencegah kelangkaan elpiji subsidi 3 kg.

“Kami di pemerintah telah menginstruksikan pegawai tidak menggunakan elpiji 3 kg, Saya juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar tidak terjadi lonjakan dan mengevaluasi kembali di pangkalan,”ujarnya.(MC.Sulteng/Eyv)