Jakarta, InfoPublik - Setelah sukses mengemban tugas pengibaran Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT RI ke-72 di Istana Negara, sebanyak 68 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Jumat (18/8), datang ke kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang didampingi Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Jonni Mardizal dan Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Ibnu Hasan mengucapkan terima kasih dan selamat kepada petugas, pelatih dan pembina Paskibraka.

"Silakan lihat-lihat, di tempat yang sekarang adik-adik berada adalah ruang untuk menerima tamu. Ruang yang di sebelah sana adalah ruang rapat saya, kalau ada rapat pimpin atau rapat terbatas saya terima di ruang rapat. Di belakang adik-adik adalah ruang kerja saya, silakan yang mau duduk di kursi saya dan yang mau foto-foto. Sampaikan kepada orang tua dan minta doanya kelak adik-adik menjadi menteri,” ucap Menpora.

Secara khusus Menpora mengucapkan selamat kepada pembina, pelatih dan anggota Paskibaraka yang telah berhasil dan sukses baik ketika detik-detik pengibaran dan penurunan sang saka merah putih pada Hari Kemerdekaan Indonesia di Istana Negera pada tangga 17 Agustus kemarin.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh pelatih yang terlibat dalam persiapan maupun pelaksanaanya. Sungguh sangat mengesankan karena jutaan mata memandang melihat adik-adik saat pengibaran dan penurun bendara di Istana Negara yang berjalan dengan sukses. Semoga adik-adik selalu menjadi inspirasi, menjadi penyemangat sekaligus motivasi bagi banyak hal yang adik-adik lakukan,” tambahnya.

Menurutnya, inilah bentuk komitmen dan ikhtiar Kemenpora untuk tidak henti-hentinya berkontribusi menyiapkan generasi muda yang unggul bagi bangsa ini. "Dibalik negara yang hebat ada pemuda-pemudi yang kuat dan tangguh seperti adik-adik anggota Paskibraka di depan saya ini,” ujarnya.

Menpora mengungkapkan Presiden dan semua jajaran Kabinet kerja sangat bangga. “Itu artinya posisi Paskibraka menjadi tumpuan bagi harapan dan masa depan generasi Indonesia. Paskibraka tidak hanya berlatih baris berbaris, dan mengibarkan bendera, namun selama pelatihan mereka juga diberikan pendidikan kepemimpinan dan juga kewarganegaraan, sehingga diharapkan mereka akan menjadi teladan dari sikap nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan anak-anak muda,” urainya.

Ia juga mengatakan Indonesia ini mempunya latar belakang yang berbeda, masakan yang beraneka ragam dan masih banyak lagi yang lain. Keaneka ragaman ini harus kita syukuri sebagai bangsa Indonesia. “Mulai tahun ini, Kemenpora (Pemerintah Pusat) hanya melakukan pelatihan terhadap putra-putri terpilih yang berasal dari proses seleksi kompetitif di daerahnya masing-masing. Pelatihan PASKIBRAKA telah dimulai sejak 26 Juli 2017 di Pusat Pelatihan Paskibraka, Cibubur, Jakarta,” jelas Imam.