Cilacap, InfoPublik - Sebanyak 1.023 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Cilacap dan Nusakambangan, mendapatkan remisi di Hari Kemerdekaan RI tahun 2017.

39 orang di antaranya bahkan dapat pulang ke keluarganya masing-masing, karena mendapat remisi bebas. Pemberian remisi tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, didampingi para Kepala Lapas Nusakambangan dan Cilacap, Forkopimda, DPRD dan pejabat lingkungan Setda Cilacap.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, melalui sambutan yang dibacakan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menerangkan, pemerintah memberi apresiasi berupa pengurangan masa tahanan melalui remisi, bagi warga binaan yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi dan disiplin tinggi selama program pembinaan.

Penyelenggaraan pemasyarakatan sebagai sarana dalam mission and character building, harus dapat memberikan makna bahwa negara wajib menyelenggarakan program pembinaan. Harapannya agar para warga binaan dapat melakukan penyesuaian diri saat kembali ke masyarakat dan berperan aktif dalam pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyerahkan tali asih dari Pemkab Cilacap kepada 21 warga binaan. Kepada warga binaan yang menerima remisi, ia menyampaikan selamat.

Sedangkan bagi warga binaan yang langsung bebas, Bupati berpesan agar mereka tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum, dan menjadi anggota masyarakat yang baik.

Kepala LP Batu Nusakambangan, Sujonggo menjelaskan,39 napi yang mendapat remisi bebas, yakni dari lapas Klas I Batu 3 orang,  Lapas Klas IIA Besi 8 orang, Lapas Klas IIA Narkotika 2 orang dan Lapas Klas IIA Kembang Kuning 4 orang. Kemudian Lapas Klas IIA Permisan 5 orang, Lapas Klas IIA Pasir Putih 5 orang, Lapas Terbuka 5 orang, dan Lapas Klas IIB Cilacap 6 orang. Pengurangan masa tahanan antara 15 hari sampai 6 bulan. Yang pasti mereka berkelakuan baik,  dari 1.023 penerima remisi.(MC.Cilacap/don_vi/Eyv)