Surabaya, InfoPublik - Provinsi Jatim siap melaksanakan event Malam Bahasa dan Budaya Internasional (MBBI) 2017.

Tahun ini kegiatan ini diselenggarakan Pusdiklat Bahasa Kemhan dalam rangka mendukung keberhasilan proses belajar mengajar bahasa asing.

Hal ini dikatakan Assisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setdaprov Jatim,  Zainal Muhtadien di ruang kerjanya, Selasa (18/7).

Kesiapan Jatim dalam mempromosikan budaya Jatim, didukung oleh 38 kabupaten/kota se Jatim yang mempunyai budaya yang beraneka ragam /unik dan kuliner serta busana.

Melalui kegiatan ini Jatim mendapat kehormatan untuk mempromosikan kebudayaan dan pariwisata yang ada di Jatim agar nantinya negara luar lebih mengenal provinsi Jatim.

Kegiatan ini diharapkan budaya di Jatim semakin dikenal pelaku wisata dan kunjungan wisata di Jatim akan lebih bagus dan meningkatkan PAD serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jatim.

Menurut Zainal Muhtadien, maksud dan tujuan pelaksnaan ini yaitu memberikan gambaran tentang rencana kegiatan pelaksanaan Malam Bahasa dan Budaya Internasional (MMBI) ke 16 tahun 2017 dengan tujuan mempromosikan budaya Indonesia khususnya Jatim.

Dasar kegiatan yaitu keputusan Kabdiklat Kemhan Nomor : Kep/407/XII/2016 27 desember 2016 tentang program kerja dan anggaran Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan TA 2017 dan surat perintah Kabadiklat Kemhan Nomor SPRIN/976/V/2017 29 Mei 2017 tentang perintah menyelenggarakan Malam Bahasa dan Budaya Internbasional ke 16 tahun 2017. Pelaksanaan akan di langsungkan 19 Oktober  2017 di lapangan apel Pusdiklat Bahasa  Jakarta Selatan.

Sedangkan untuk persembahan seni dan bidaya yaitu KIB Arab, KIB Korea, KIB Prancis, KIB Rusia KIB Mandarin, KIBI (UK, Aust dan USA), Pemda jatim dan KIBINA mancanegara yaitu aljazair, Amerika, Australia, Fiji, Philipina, India, Kamboja, Laos, Malaysia, Pakistan, Saudi Arabia, Singapura, Srilangka, Thailand, Timor Leste, Tiongkok, Vietnam dan Zimbawe.

Selain menampilkan budaya, stand Jatim  juga menyuguhkan hidangan kuliner khas Jatim  diantaranya seperti rawon, soto lamongan, rujak cingur, nasi krawu, soto Madura dan minuman khas dan kue khas Jatim. Sedangkan masing-masing negara peserta juga menghidangkan menu khas dari negaranya. (MC Diskominfo Prov Jatim/non-her/Kus)