Jakarta, InfoPublik- Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi mengingatkan agar para pemudik tetap menjaga stamina dan kesehatan dalam melakukan perjalanan mudik menyusul potensi terjadinya kemacetan yang sangat tinggi akibat lonjakan volume kendaraan di Pelabuhan Merak Banten.

"Kami terus mengingatkan agar pemudik menyiapkan perjalanannya terutama menghindari antrean atau kemacetan menyusul tingginya volume kendaraan yang terus meningkat," kata Faik Fahmi di Pelabuhan Merak Banten, Jumat (23/6).

Menurut dia, sejak awal pihaknya sudah mengingatkan agar pemudik melakukan perjalanan pada siang hari dan menghindari masa puncak arus mudik.

Diketahui, lonjakan volume kendaraan menuju pelabuhan yang sangat signifikan dalam waktu bersamaan memicu terjadinya antrean di areal Pelabuhan Merak sejak Jumat (23/6) dini hari tadi. Akibat situasi tersebut, aparat Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan melakukan buka tutup jalur bagi kendaraan setelah Gerbang Tol Merak, agar tidak terjadi stagnasi kendaraan yang signifikan di areal pelabuhan.

"Langkah antisipatif lainnya hadapi kemacetan mudik, pengguna jasa dapat menikmati fasilitas buffer zone (penjualan tiket di luar areal pelabuhan) baik di KM 43 dan 68 Tol Tangerang-Merak, dan tiga lokaai lainnya di daerah dekat Pelabuhan. Buffer zone bisa menjadi tempat alternatif untuk beristirahat," ujar dia.

Secara total, sejak H-10 hingga H-3 atau Jumat pagi, jumlah penumpang yang telah diseberangkan tercatat mencapai 634.239 orang atau turun 1,9 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 646.734 orang.

Lalu, untuk roda dua, tercatat 48.958 unit atau turun 18,6 persen dibandingkan tahun lalu 60.177 unit, roda empat mencapai 62.664 unit atau turun 1,2 persen dibandingkan tahun lalu 63.396 unit. Untuk roda empat tercatat 80.361 unit atau naik 1,2 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 78.978 unit. Sehingga total kendaraan seluruhnya yang telah menyeberang ke Bakauheni mencapai 129.369 unit atau turun 7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 139.155 unit.

Pelabuhan Merak menjadi salah satu titik perhatian utama dalam mudik Lebaran, karena lintasan Merak-Bakauheni menjadi jalur utama dan tersibuk yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera. Saat arus mudik, tercatat ada 32 kapal yang siap operasi, serta total 6 dermaga yang beroperasi selama Lebaran ini.

Adapun kapasitas terpasang di pelabuhan Merak, untuk penumpang mencapai 159.120 orang (prediksi saat puncak 170.684 orang), kendaraan roda dua mencapai 27.200 unit (prediksi saat puncak 22.601 unit), dan kendaraan roda empat plus bus mencapai 17.544 unit (prediksi saat puncak 17.177 unit).