Pulang Pisau, InfoPublik-Gebrakan upaya Pengurangan Resiko Bencana tahun 2017 yang dilaksanakan melalui rapat koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Kalimantan Tengah Brigjen Pol. Drs. Anang Revandoko dan dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran di bulan Februari lalu yang dihadiri Bupati/Walikota, Polres dan Dandim se-Kalimantan Tengah.

Menindaklanjuti Rakor tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau terus berupaya untuk melakukan koordinasi, kerjasama bersama pihak Polisi Resort (Polres), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Lembaga Swadaya Masyarakat lainnya untuk membangkitkan kembali semangat kesadaran masyarakat untuk bersama bersatu padu dalam upaya pengurangan resiko bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Bupati Pulang Pisau H. Edy Pratowo yang hadir dan memimpin langsung pada saat pelaksanaan Apel Siaga Bencana Karhutla yang dilaksanakan BPBD Kabupaten Pulang Pisau dipinggiran Jalan rey II Kecamatan Kahayan Hilir Pulang Pisau, Rabu (24/5) dalam sambutannya menyampaikan pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi resiko bencana Karhutla.

"Upaya yang dilakukan Pemkab Pulang Pisau harus mengedepankan sosialisasi, pemasangan himbauan-himbauan pencegahan, patroli kesiapsiagaan, ground check titik panas (Titik Hotspot), pemeriksaan fasilitas sarana dan prasarana yang telah ada termasuk diantaranya pengecekan aktivasi sumur bor yang mengalami permasalahan bila dipergunakan nanti," katanya.

“apabila ada perusahaan, masyarakat/oknum yang membakar lahan dengan sengaja sehingga menyebabkan kerugian bagi orang lain segera lapor dan tindaklanjuti ke pihak berwenang,” tegasnya.

Edy juga berpesan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau menyampaikan mari rapatkan barisan dengan spirit bersatu dan bersama menghadapi bencana di bumi Handep Hapakat yang kita cintai, tingkatkan koordinasi kepada seluruh stockholder agar pengurangan resiko bencana di Kabupaten Pulang Pisau dapat diminimalisir sedini mungkin. (MC. Pulang Pisau/Bars/Eyv)