Jakarta, InfoPublik-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku cukup optimis pemulihan mata penyidik seniornya, Novel Baswedan yang masih dirawat di Singapura akan terus membaik. Hingga hari ke-34 kondisi mata kanannya sudah mulai terjadi sedikit pertumbuhan selaput kornea, sedangkan mata kiri pembuluh darahnya juga sudah tumbuh.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat menyampaikan perkembangan terkini Novel, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/5) mengungkapkan informasi ini tentu merupakan berita gembira, meski ada informasi dari dokter bahwa ada potensi peradangan atau inflamasi pada bagian tengah kornea mata kanan meskipun belum teridentifikasi ada infeksi.

"Setelah sempat stagnan tidak ada pertumbuhan selaput kornea selama sekitar dua hari, saat ini terjadi sedikit pertumbuhan selaput kornea di mata kanan dan pertumbuhan pembuluh darah di mata kiri bagian atas, kami terus memantau secara intensif," kata Febri.

Menurut Febri, dokter terus memberikan tindakan-tindakan yang diperlukan sesuai perkembangan setiap hari termasuk pemberian obat akan dicek dan disesuaikan kembali jika tidak terjadi kenaikan tekanan di mata kiri, meski saat ini tekanannya sudah normal.

Tindakan rutin lain yang dilakukan dokter diantaranya, pengecekan membaca huruf dan angka pada tembok, hasilnya laporan terakhir adalah mata kanan bagus sampai level terkecil (20/6), sedangkan mata kiri hanya mampu melihat huruf pada baris paling kedua (70/20).

Guna mempercepat pemulihan, Febri menuturkan pihak rumah sakit sudah merencanakan akan memberikan tugas kunjungan kepada dokter ahli mata, untuk bisa menentukan langkah lanjutan perkembangan perawatan mata Novel ini. Meski secara prosedur medis sudah mengalami pertumbuhan signifikan.

Sebelumnya, Novel Baswedan mengalami teror pada Selasa (11/4) subuh ketika dalam perjalanan dari masjid ke rumahnya, usai shalat subuh. Ia disiram air keras oleh orang tak dikenal yang mengakibatkan luka serius pada muka, kening, dagu dan yang paling parah kedua matanya.