Surabaya, InfoPublik - Gerakan Pramuka Jawa Timur menggelar aksi peduli lingkungan dengan membuat lubang biopori di wilayah Masjid Al-Akbar Surabaya, Kamis (23/3).

Kegiatan dilakukan guna memperingati Hari Air Sedunia sekaligus sebagai wujud implementasi darma kedua Pramuka, yakni “Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia”.

Aksi peduli lingkungan dengan membuat lubang biopori yang dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur H Saifullah Yusuf bersama pimpinan kwartir cabang kabupaten/kota se Jawa Timur tersebut, menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur di Surabaya.

Wagub Jawa Timur Gus Ipul mengatakan bahwa setiap Pramuka adalah patriot peduli lingkungan dan setiap gugus depan Pramuka diajak mengambil peran aktif dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Karena itu, aksi peduli lingkungan merupakan salah satu wujud nyatanya

Pada aksi ini, masing-masing utusan kwartir cabang Pramuka kabupaten/kota akan membuat lubang resapan dengan diameter sekitar 12 cm dan kedalaman 1 meter. Lubang resapan yang dibuat itu selanjutnya akan diisi dengan sampah organik.

Dalam pelaksanaan aksinya, masing-masing tim kwartir cabang Pramuka kabupaten/kota akan didampingi 1 orang Pramuka Penggalang patriot lingkungan hidup dari gugusdepan Pramuka pangkalan sekolah sekitar.

Lubang resapan biopori ini merupakan upaya nyata meningkatkan kualitas lingkungan hidup sekitar. Sampah organik yang diisikan ke dalam lubang akan menjadi asupan gizi bagi cacing dan biota tanah yang lainnya, sekaligus penambah unsur hara tanah.

Lubang resapan yang dibuat akan menjadi jalan masuk bagi air hujan agar semakin banyak terserap ke dalam tanah. Lubang resapan biopori juga merupakan salah satu cara jitu mengolah sampah organik menjadi kompos.

Setiap 10 lubang resapan biopori bahkan langsung bisa mengolah sedikitnya 1 meter kubik sampah organik tanpa menimbulkan masalah lingkungan hidup yang lainnya.  (MC Diskominfo Prov Jatim/non-her/toeb)