Jakarta, InfoPublik - Menpora Imam Nahrawi melakukan Rapat Kerja dengan Komisi X DPR-RI, Kamis (16/3) yang dipimpin Ferdiansyah terkait pertimbangan Kewarganegaraan Ezra Harm Ruud Walian dan Glenn Arthur Walian.

Dalam keterangan Kemenpora disampaikan hasilnya, Menpora dan Komisi X DPR RI setuju Kewarganegaraan RI atas nama Ezra Harm Ruud Walian dan Glenn Arthur Walian. Namun persetujuan tersebut dengan catatan penetapannya oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kedua pemain tersebut sebelumnya yang berkewarganegaraan Belanda itu sudah mengajukan permohonan naturalisasi ke Indonesia dan Presiden RI Jokowi sudah mengajukan surat meminta pertimbangan dari DPR RI menyangkut p‎ermohonan itu pada 18 Januari dan 19 Januari yang lalu.

Menpora dalam penyampaiannya bahwa rekomendasi yang dikeluarkan untuk Ezra berdasarkan pertimbangan sudah ada kelengkapan dokumen persyaratan yang disampaikan, secara faktual memiliki prestasi yang gemilang sebagai pesepakbola muda profesional pada Tim Akademi Ajax Amstredam sampai saat ini, dan proyeksi untuk ikut serta membela Tim Nasional Indonesia dalam kejuaraan tingkat regional maupun internasional.

Adapun pertimbangan untuk Glenn Arthur Walian adalah bahwa ayah dan ibunya berasal dari Manado Sulawesi Utara, merupakan pelatih muda yang berlisensi di Belanda sekaligus pelatih pribadi Ezra, dan selanjutnya akan dimasukkan sebagai manajer Kurikulum untuk pengembangan usia muda seiring konsen pemerintah untuk pembinaan usia dini dan usia muda, dan pelatih seperti Glenn sangat dibutuhkan untuk mewujudkan keinginan pemerintah tersebut.

"Sebagai pertimbangan untuk Ezra karena prestasi gemilangnya di Tim Akademi Ajax Amsterdam dan diperlukan untuk saat ini mengisi Timnas Indonesia untuk kejuaraan regional dan internasional. Adapun untuk Glenn karena sebagai pelatih pribadinya sekaligus ayahnya serta telah sepakat keduanya membela Merah Putih serta diperlukan keilmuannya untuk masuk menjadi manajer Kurikulum program pengembangan usia muda," ujar Menpora.

Menpora juga  menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI atas persetujuannya dan segera diproses dalam tahapan selanjutnya agar Kewarganegaraan RI untuk keduanya dapat terwujud.

"Terima kasih atas persetujuannya dan segera diproses untuk tahapan selanjutnya agar kewarganegaraan keduanya dapat secepatnya terwujud, dan yang terpenting naturalisasi bukan sebuah opsi namun menutup kebutuhan saat ini, lebih jauh kedepan pembinaan usia dini dan usia muda menjadi keharusan agar kebutuhan pemain dapat tercukupi untuk meraih prestai," pungkas Menpora.

Senada hal tersebut Ferdiansyah sebagai pimpinan rapat dari Komisi X DPR RI mengatakan, "Naturalisasi jangan hanya sekedar menambah koleksi, tetapi yang terpenting adalah prestasi," ungkapnya.

Sekilas tentang Ezra pemain muda kelahiran 22 Oktober 1997 itu, saat ini memperkuat tim junior Ajax Amsterdam, yang kini berlaga di Divisi 2 Liga Belanda atau yang dikenal sebagai Eerste Divisie.

Di timnas muda Belanda, Ezra sudah memperkuat beberapa jenjang berbeda. Dia memulainya di skuad U-15, U-16, dan U-17. Dari seluruh laga-laga itu, dia menghasilkan tujuh penampilan dan delapan gol. Termasuk lima gol yang dia lesakkan ke gawang San Marino di laga Kualifikasi Piala Eropa U-17 pada 2014 lalu.

Hadir dalam raker tersebut Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto, Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Washington, Staf Ahli Hukum Olahraga Faisal Abdullah, Para Staf Khusus Menpora, Para Kepala Biro Sekretariat Kemenpora, Plt. Inspektur Kemenpora Dany Armin, Para Sesdep, dan Para Asdep Deputi III dan IV Kemenpora.