Jakarta, InfoPublik - Pemerintah Indonesia dan Swedia menyetujui perjanjian kerjasama bidang pertahanan yang ditandatangani Menteri Pertahanan RI Raymizard Ryacudu dan Menteri Pertahanan Kerajaan Swedia Carl Anders Peter Hultqvist di Kantor Kemhan, Jakarta, Selasa (20/12).

Penandatanganan kerjasama ini, sekaligus kunjungan kehormatan Menhan Swedia kepada Menhan RI. Kunjungan Menhan Swedia diawali dengan upacara Jajaran Kehormatan oleh Menhan RI yang didamping sejumlah pejabat eselon eselon I dan II Kemhan RI.

Menurut Ryamizard, melalui penandatanganan persetujuan kerjasama ini, kedua negara ingin meningkatkan dan memperkuat hubungan bilateral yang ada melalui bidang pertahanan, yang didasarkan pada prinsip-prinsip kesetaraan, saling percayaan dan pengertian serta menghormati kedaulatan dan integrasi wilayah dari kedua negara.

Tujuan persetujuan kerjasama ini memberikan kerangka umum guna mendorong kerjasama bilateral di bidang pertahanan, termasuk kerjasama antar militer berdasarkan prinsip-prinsip kesetaraan, timbal balik saling menguntungkan.

Ruang lingkup kerjasama itu mencakup pertukaran informasi dan pengalaman isu-isu yang menjadi kepentingan bersama termasuk aspek politik militer dan isu kemaritiman internasional.

Lingkup lainnya, yaitu pertukataran informasi dibidang penelitian dan pengembangan, iptek serta lembaga terkait lainnya, pengembangan kerjasama dan pertukaran pengalaman dibidang dukungan logistik dan pemeliharaan.

Pendukungan dan pengembangan kerja sama bidang industri pertahanan yang dapat mencakup transfer teknologi, penelitian, produksi, pemasaran bersama dan juga jaminan kualitas.

Disamping itu juga pengembangan dan peningkatan latihan dan pendidik dibidang pertahanan dan militer pada semua tingkatan. Pengembangan  kegiatan yang mengarah pada kerjasama dalam kedokteran militer dan pelayanan kesehatan militer.