Cilacap, InfoPublik  - Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan Pemkab Cilacap, berencana akan mengoptimalkan kembali pemanfaatan Pasar Ikan Higienis Cilacap.

Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Pengelola Sumberdaya Kawasan Segara Anakan (DKP2SKSA) Cilacap, Supriyanto, baru-baru ini melalui Sekretaris Dinas, Hadiman Wirapamungkas menjelaskan, tim dari KKP telah meninjau bangunan PIH pada Sabtu 26 November 2016. Setelah tinjauan tersebut, tim KKP bersama konsultan akan menghitung estimasi biaya yang diperlukan, untuk merenovasi bangunan itu.

Hadiman menjelaskan, dalam rapat yang diselenggarakan di Kantor KKP beberapa waktu lalu, Pemkab Cilacap diminta untuk berkontribusi menyediakan jaringan listrik dan air bersih pada bangunan PIH. Instruksi ini telah ditindaklanjuti oleh Pemkab Cilacap, melalui surat kesanggupan untuk mengalokasikan biaya pendampingan, terkait pengadaan listrik dan air bersih.

Adapun lahan tempat berdirinya bangunan PIH, kini merupakan tanah milik Pemkab Cilacap. Rencananyanya, pasar ikan yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan tersebut akan direnovasi mulai tahun 2017,  agar dapat digunakan untuk memasarkan hasil tangkapan nelayan setempat. Adapun pengelolaannya akan diserahkan kepada nelayan, yang tergabung dalam kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) hasil laut Cilacap.

Selain akan dimanfaatkan untuk memasarkan hasil laut Cilacap, keberadaan PIH juga akan dioptimalkan untuk pengembangan inkubator mina bisnis. Ia menjelaskan, inkubator minabisnis merupakan program yang bertujuan untuk mengembangkaan investasi, dalam bidang kelautan dan perikanan.

Program ini nantinya juga akan mensinergikan antar UKM, dalam satu lembaga yang terorganisir, yakni Poklahsar. Dengan Inkubator Minabisnis, pengembangan investasi dalam bidang kelautan dan perikanan, akan mendapatkan sarana pendukung, serta menerapkan pola manajemen usaha minabisnis yang baik, sehingga dapat meningkatkan skala usaha.(MC.Kab.Cilacap/don/eyv)