Pembangunan Trans Papua Tingkatkan Kesejahterahan Masyarakat

:


Oleh Yudi Rahmat, Selasa, 18 Oktober 2016 | 03:08 WIB - Redaktur: R. Mustakim - 1K


Jakarta, InfoPublik - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan pembangunan infrastruktur Trans Papua bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gatot Nurmantyo melalui keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, mengatakan pembangunan Trans Papua merupakan suatu proyek yang sangat luar biasa, dimana TNI telah membantu secara maksimal dengan membuka isolasi yang sebelumnya merupakan wilayah pegunungan dan hanya bisa dijangkau dengan menggunakan pesawat, tetapi sekarang sudah bisa dilalui jalur darat. 

“Saya bersyukur, berdasarkan laporan yang saya terima, pada akhir bulan November pengerjaan jalan sudah selesai dibangun. Saya juga menyampaikan terima kasih, atas kebersamaan dan bantuan masyarakat untuk bersama-sama membangun jalan, karena tanpa bantuan masyarakat selama ini, tidak mungkin dapat terlaksana pembangunan jalan tersebut,” ujar Gatot kepada wartawan saat meninjau kemajuan pembangunan Trans Papua sepanjang 30.518 Km di Bumi Cenderawasih, Wamena, Provinsi Papua, Senin (17/10).

Ia mengatakan, pembangunan Trans Papua yang sedang dikerjakan meliputi ruas Habema-Mbua-Yigi sepanjang 6.875 km, ruas Paro Tengah-Yuguru sepanjang 8.143 km, ruas Batas Batu-Mumugu 15,5 km dan melibatkan 382 personel TNI.

Sementara itu, terkait pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII yang baru di wilayah Papua Barat, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan hal tersebut dalam rangka pengembangan gelar Satuan TNI. “Kodam XVIII di wilayah Papua Barat, masih dalam tahap pembangunan dan direncanakan bulan depan sudah bisa diresmikan,” tandasnya.

Turut serta mendampingi Panglima TNI yaitu Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian, Kapuspen TNI Brigjen TNI Wuryanto, dan Dirziad Brigjen TNI Irwan serta para tokoh adat Papua.