Merauke, InfoPublik - Pasar hewan kurban yang disediakan pemerintah daerah Kabupaten Merauke, melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, di eks Rumah Potong Hewan Mopah Lama, Jalan Cikombong, kondisinya hingga saat ini masih sepi.

Meski sudah 3 hari dibuka sejak Senin (5/9), tapi sampai Rabu (7/9) kemarin, warga atau calon pembeli yang datang untuk melihat-lihat hewan kurban tersebut  masih dapat dihitung dengan jari.

“Sampai sekarang pembeli yang datang untuk melihat hewan kurban yang kita sediakan di sini masih sedikit. Tapi biasanya mulai banyak pada hari H-2 dan H-1,’’ kata  Moses Udiata, salah satu petugas di RPH  Mopah Merauke tersebut. 

Hewan kurban yang disediakan di pasar  tersebut selain sapi juga ada kambing dengan harga yang bervariasi tergantung bobot dari sapi tersebut. Untuk sapi dengan bobot 320 kg ditawarkan dengan harga Rp13 juta, sedangkan untuk bobot 450 kg ditawarkan dengan harga  Rp20 juta.

Sementara sapi dengan bobot 150 kg ditawarkan dengan harga Rp7,5 juta. ‘’Tapi  harga ini masih bisa ditawar antara pemilik hewan kurban dengan calon pembeli. Harga pastinya, itu tergantung dari kesepakatan antara pemilik hewan kurban dengan calon pembeli,’’ katanya.

Sementara untuk kambing, ditawarkan mulai dari harga Rp1 juta - Rp3,5 juta, tergantung besar kecilnya. ‘’Tapi bukan harga mati. Masih bisa ditawar oleh calon pembeli,’’ terangnya. Ditambahkan, untuk hewan kurban yang dijual di pasar hewan tersebut didatangkan dari Sota, Semangga, Tanah Miring, dan Kurik.

Dikatakan, hewan kurban yang disediakan di tempat tersebut ada yang  didatangkan oleh orang kedua tapi ada juga oleh peternak sendiri. ‘’Untuk peternak sendiri, kami siapkan transportasinya ke sini. Kalau misalnya tidak laku, kami juga yang akan antarkan pulang,’’ tambahnya. (02/McMrk/Abd/toeb)