Pariaman, InfoPublik - Walikota Pariaman Mukhlis Rahman membuka Diklat 3 in 1 pembuatan hiasan busana dengan mesin bordir manual (bordir dasar), yang diikuti 100 peserta, di Balai Diklat Perindustrian (BDI) Padang. Kegiatan ini diadakan oleh Balai Diklat Perindustriaan Padang bekerjasama dengan pemerintah Kota Pariaman.

Dalam sambutannya Mukhlis Rahman memberikan apresiasi dan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Balai Diklat Industri Padang yang telah memfasilitasi IKM Bordir Kota Pariaman untuk menimba ilmu dan mengasah keterampilan bordir di tempat tersebut.

“Dengan 100 orang warga masyarakat Pariaman yang mengikuti pelatihan selama 18 hari, saya berharap anak-anak ini bisa terampil dan pandai. Kemudian setelah pandai mereka bisa bekerja dan dapat menghasilkan produk-produk yang dapat dijual dan bersaing tidak kalah dengan produk-produk dari jawa,” ujar Mukhlis.

Dikatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat dalam rangka membuka lapangan kerja yang selalu menjadi permasalahan bagi seluruh pemerintahan, dan hari ini anak-anak Pariaman hadir ke DBI untuk berlatih sehingga anak-anak ini dapat terampil dalam bekerja dan kedepanya mereka bisa membuka lapang pekerjaan.

“Untuk para peserta, saya meminta untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-sebaiknya dan serius, dan taati semua peraturan yang ada, ” tambahnya.

Kepala BDI padang Jonni Afrizon dalam sambutan mengatakan, kegiana ini bertujuan untuk terciptanya wirausaha muda yang bergerak di bidang bordir dan fashion,

“Kegiatan ini menggunakan pola 3 in 1 yaitu pelatihan, sertifikasi, dan penempatan pekerjaan setelah mengikuti pelatihan ini,” katanya.

“Dengan pelatihan ini saya berharap kepada peserta yang mengikuti pelatihan ini akan muncul wirausaha muda yang dapat meningkatkan taraf perekonomian, dan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang lain,” katanya. (K@m!k0/toeb)