Pariaman, InfoPublik - Tim 12 Safari Ramadhan (TSR) dari 13 TSR Pemerintah Kota Pariaman mengunjungi mushola Babul Jannah di Kelurahan Kampung Jawa II, Pariaman Tengah, Selasa (14/6).

TSR yang beranggotakan 11 orang itu, dipimpin oleh Asisten I Tata Praja Khaidir dan diikuti Sekretaris DPRD Syahfirman, sejumlah SKPD, Kasat Lantas Polres Pariaman, penceramah dan pihak Baznas Kota Pariaman.

Usai solat tarwih, seperti biasa dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dari pihak Pemkot Pariaman berupa 2 buah tikar solat, 25 kitab suci Al Qur’an, 10 buku agama dan pemberian zakat konsumtif secara simbolis oleh Baznas dengan pendataan penerima terlebih dahulu.

Khaidir mengatakan, kedatangan pihaknya selain bersilaturahmi sekaligus dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat untuk ditindaklanjuti ke depannya.

“TSR dibentuk untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat. Selaku makhluk sosial, setiap manusia saling ketergantungan satu sama lain, ukhuah Islamiah,” kata dia.

Dia mengungkap, pembangunan yang dilakukan pemerintah telah mulai menampakan hasilnya, terutama di bidang pendidikan, kesehatan dan kepariwisataan.

Program wajib belajar 12 tahun, digagas tahun 2009 dimulai sejak tahun 2010 dengan menggratiskan seluruh biaya sekolah. Sejak itu terjadi peningkatan jumlah sekolah, SMA yang dulunya hanya dua sekarang menjadi enam, SMK semula dua, kini menjadi empat , dan dari sembilan SMP yang ada sekarang ini, sebelumnya hanya berjumlah empat.

Di bidang kepariwisataan pun demikian. Pembangunan pariwisata Pariaman, sebutnya, dilihat tampak dipegang terasa (faktual). Kunjungan wisatawan ke Pariaman meningkat tajam dari tahun ke tahun. Setiap pantai dibangun sarana taman, olahraga dan ditata kebersihannya. Kelangsungan pariwisata akan terus dibangun.

“Di bidang kesehatan kita malah lebih dulu dari pemerintah pusat dengan program BPJS-nya. Seluruh masyarakat Kota Pariaman berobat gratis hanya dengan bukti KTP hingga rujukan ke rumah sakit, dibiayai oleh APBD,” ungkapnya.

Sementara itu, Ustadz Aidi Eka Putra memberikan tausiah singkat tentang manfaat puasa bagi kesehatan manusia dalam ilmu kedokteran dan kesehatan pikiran/mental secara psikologis.

Minggu pertama puasa, adalah proses pembuangan racun dalam tubuh, minggu kedua perbaikan hormon, minggu ketiga proses recovery (perbaikan) sel dan minggu terakhir proses penyegaran.  “600 miliar sel dalam tubuh diperbaharui selama satu bulan kita berpuasa,” kata dia. (olp/K@m!k0/toeb)