Jakarta, InfoPublik - Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso tengah mempersiapkan diri untuk melaksanakan Akreditasi Versi 2012 dengan target lulus paripurna.

Selain itu RSPI sedang dalam proses peningkatan menjadi RS Khusus Kelas A  dan dalam proses penetapan sebagai RS Pendidikan.

"RSPI terus berupaya melakukan fungsi pelayanan rujukan penyakit infeksi sesuai standar, yang didukung dengan pelaksanaan riset yang terarah melaksanakan pendidikan dan pelatihan penyakit infeksi, serta memperkuat jejaring dengan mitra kerja di lingkup layanan, pendidikan maupun penelitian penyakit infeksi," kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Rita Rogayah, dalam peringatan HUT ke-22 Sulianti Saroso Jakarta Utara.

Menurutnya, saat ini RSPI Sulianti Saroso merupakan RS pendidikan afiliasi dari FK UI, telah menerima program pendidikan profesi dokter (ilmu kesehatan anak dan pulmonologi) serta Residen  (pulmonologi dan penyakit dalam divisi infeksi tropis.

Selain itu, kerja sama pelayanan rujukan penyakit infeksi telah dijalin RSPI dengan 31 RS di Jabodetabek.

"RSPI juga telah menjalin kerjasama dengan PT Bio Farma untuk penelitian dan pengembangan vaksin, juga lembaga pelayanan, pendidikan dan penelitian lainnya di dalam negeri," katanya.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Bambang Wibowo mengatakan, RSPI Sulianti Saroso sebagai unit pelaksana teknis (UPT) Vertikal Kementerian Kesehatan diharapkan menjadi contoh layanan unggulan pengendalian dan penatalaksanaan kasus penyakit infeksi secara nasional, bahkan terstandar internasional. 

Menurutnya, persoalan akreditasi adalah persyaratan minimum yang harus dipenuhi oleh rumah sakit. Akreditasi bukan hanya stempel. Akreditasi menggambarkan tata kelola sebuah organisasi.

"Bila ke depannya,  RS khusus akan dikelola secara khusus dan mendapat fasilitas khusus, kekhususan atau privilage ini mesti dilampirkan dengan prestasi yang luar biasa," ujarnya.