Langgur, InfoPublik - Kehadiran Tim JRM (Joint Review Mission) CCDP-IFAD di Bumi Larvul Ngabal-Kabupaten Maluku Tenggara, disambut positif Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara dan khususnya masyarakat Ohoi Lerohoilim Kecamatan Kei Besar-Kabupaten Maluku Tenggara.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Maluku Tenggara Yunus Serang, saat bersama Tim Joint Review Mission yang berkunjung ke  Nuhu Yuut-Kei Besar, khususnya di lokasi pengembangan Proyek Pembangunan Masyarakat Pesisir Lerohoilim, Rabu (4/5).

Dikatakan Yunus Serang,  bahwa sebagai daerah kepulauan dan sebagian besar masyarakat hidup di pesisir pantai/laut hanya mengandalkan perikanan serta pertanian sehingga perlu mendapat perhatian serius untuk pengembangannya.

“Maka dengan adanya kunjungan Tim JRM CCDP-IFAD, diharapkan akan berdampak terhadap peningkatan pembangunan masyarakat pesisir,” katanya.

Tim yang dipimpin langsung Direktur CCDP IFAD Richards Abila ini selain melakukan dialog bersama masyarakat pesisir di Kepulauan Kei Besar, juga melaksanakan bhakti sosial penanaman pohon bersama Wakil Bupati Maluku Tenggara Yunus Serang.

Dalam sambutannya, Yunus Serang  mendukung secara penuh akan usaha dan tujuan dari CCDP-IFAD/Proyek Pembangunan Masyarakat Pesisir yang telah banyak melakukan pendampingan dan intervensi yang ditujukan untuk peningkatan pendapatan masyarakat, alternatif mata pencarian baru, pengelolaan sumber daya pesisir secara berkesinambungan, peningkatan kapasitas kelompok masyarakat dan ekowisata bahari dan lain sebagainya.

Tim JRM disambut secara adat oleh tua adat setempat serta menyajikan tarian adat sosoi sebagai suatu kebanggaan atas kunjungan badan dunia tersebut di Kepulauan Kei yang terkenal potensi kelautan dan perikanan serta pertanian untuk makanan lokal. (mc malra/toeb)