Bone Bolango, InfoPublik – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian terus mendukung upaya peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai di Provinsi Gorontalo, dengan penambahan alokasi anggaran tahun 2016 naik sebesar 100% dibandingkan tahun 2015.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pada tahun 2016 alakosi dana Kementan untuk Provinsi Gorontalo mencapai Rp149 miliar.

Dukungan APBN itu, dilakukan melalui bantuan rehabilitasi jaringan irigasi, pompanisasi, pengembangan embung, bantuan benih padi dan jagung, bantuan pupuk, bantuan Alsintan, bantuan asuransi pertanian, dan bantuan cetak sawah baru.

“Ditargetkan pada tahun 2016 ini produksi dapat kembali meningkat guna mendukung upaya pencapaian swasembada pangan nasional,” katanya disela-sela kunjungannya di Provinsi Gorontalo, dalam rangka melakukan panen raya padi di Desa Iloheluma, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (16/3).

Khusus untuk produksi jagung Provinsi Gorontalo, kata Menteri Andi Amran Sulaiman berdasarkan angka sementara tahun 2015 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) itu sebesar 643.512 ton dari luas lahan 181.214 hektare, dengan produktivitas sebesar 4,98 ton/hektare.

”Ekspor jagung Gorontalo juga pada tahun 2015 mencapai 123.000 ton. Dengan demikian Gorontalo merupakan salah satu daerah penyumbang ekspor jagung nasional terbesar,”ujar Andi Amran Sulaiman dan berharap akan terus meningkat di masa-masa yang akan datang. (Hms/Kadir/toeb).